Musim - musim berganti seiring bergantinya hari
Waktu - waktu berlari tanpa kompromi
Kepala ini berputar
Banyak hal silih berganti
Keinginan, harapan berembuk jadi satu
Rencana dan rancangan tak berhenti datang
Berlari lari mengejar mimpi, mengejar waktu yang tak mau mengerti
Namun untuk malam ini,
Ijinkan aku menyenderkan kepalaku,
Hanya sejenak tak ada yang terlintas,
Hingga pagi datang menjemput kembali semua medan.
Friday, February 5, 2010
Thursday, February 4, 2010
UNTITLED 10
Day 43
Jakarta, 7 Januari 2006
"Hhh akhirnya kamu pulang.Tau ga saya kangen kamu??hahaha.tadinya saya ga mau bilang ini pas ketemu kamu, tapi saya benar - benar kangen.nih oleh - oleh kamu, bagi - bagi sama mama papa kamu juga, jangan dimakan sendiri nanti kamu gendut."
Hahahaha. rasanya saya ga bisa berhenti tertawa. saya senang sekali hari ini. akhirnya saya bisa liat muka kamu lagi dan bisa bicara lagi secara langsung sama kamu setelah 18 hari ga ketemu.walaupun kamu ngatain saya gendut (padahal saya kurus) tapi saya senang. hari ini kita bertukar oleh - oleh. saya suka kamu kasi saya coklat, dan dari muka kamu juga saya tau kamu senang lihat bola kaki ukuran mini oleh - oleh dari saya. satu hal lagi yang bikin saya ga berhenti tersenyum, kamu benar - benar menulis 18 surat, yang artinya kamu menulis tiap hari untuk saya dan itu bukan surat yang pendek. I just wanna say thank you dear, Love you.
Day 44
Jakarta, 9 Januari 2006
Saya demam sudah 2 hari. saya ga masuk sekolah, padahal baru sehari ketemu kamu. kamu bilang kalau besok saya ga masuk lagi kamu mau ke rumah saya. hari ini kita 2 bulan, kamu ingat ga sih?
Day 45
Jakarta, 10 Januari 2006
Saya demam berdarah, harus dirawat dirumah sakit. hari ini kamu datang ke rumah sakit pukul 19:00, saya kaget kamu bawakan, kamu bilang hadiah selamat datang yang kamu janjikan dan belum sempat kamu kasih kemarin ini. saya suka hadiah kamu kalung dengan liontin salib kecil yang ditengahnya ada lubang berbentuk hati. memang sih cuma dari perak yang artinya cepat berkarat, tapi untuk ukuran seorang laki - laki, saya tau perjuangan pasti membeli kalung ini. saya jadi bersemangat untuk cepat sembuh biar kta bisa jalan jalan lagi.
Day 46
Jakarta, 11 Januari 2006
Hari ini kamu makan - makanan sisa saya di rumah sakit. saya rasa rumah sakit ini sudah gila, bangun pagi minum susu, sarapan, snack, makan siang, snack, makan malam, susu lagi. saya benar - benar ga kuat makan semuanya, rasanya perut penuh terus, belum lagi harus minum jus jambu dan ini itu. untung kamu datang hari ini jadi kamu bisa makan sisa makanan saya yang ga habis walaupun sambil ngomel - ngomel.
Day 47
Jakarta, 12 Januari 2006
Kurang dari seminggu lagi kamu ulang tahun, saya harus cepat - cepat keluar dari rumah sakit.
Day 48
Jakarta, 14 Januari 2006
Rasanya saya terlalu bersemangat untuk sembuh, trombosit saya berlebihan sekarang. mungkin karna kamu jenguk setiap hari. hari ini saya pulang.
Day 49
Jakarta, 16 Januari 2006
Hari ini saya sudah masuk sekolah, bahkan sudah main voli di sekolah. kita bertengar hari ini, lebih tepatnya saya marah karena kamu memukul bola dan kena muka saya. jujur itu sangat sakit dan saya sangat malu. mungkin karena itu saya mengeluarkan air mata lalu saya cepat - cepat pulang. kata teman saya kamu jadi kesal dan merasa bersalah sendiri, kamu menendang - nendang bola seperti orang gila dan hampir mengenai guru, kamu dimarahi guru itu kata teman saya. saya jadi merasa jahat, sebenarnya saya ga berniat marah sama kamu tapi saya malu jadi otomatis saya marah. padahal besok hari ulang tahun kamu, tapi saya masih meras terlalu gengsi untuk menghubungi kamu malam ini.
Jakarta, 7 Januari 2006
"Hhh akhirnya kamu pulang.Tau ga saya kangen kamu??hahaha.tadinya saya ga mau bilang ini pas ketemu kamu, tapi saya benar - benar kangen.nih oleh - oleh kamu, bagi - bagi sama mama papa kamu juga, jangan dimakan sendiri nanti kamu gendut."
Hahahaha. rasanya saya ga bisa berhenti tertawa. saya senang sekali hari ini. akhirnya saya bisa liat muka kamu lagi dan bisa bicara lagi secara langsung sama kamu setelah 18 hari ga ketemu.walaupun kamu ngatain saya gendut (padahal saya kurus) tapi saya senang. hari ini kita bertukar oleh - oleh. saya suka kamu kasi saya coklat, dan dari muka kamu juga saya tau kamu senang lihat bola kaki ukuran mini oleh - oleh dari saya. satu hal lagi yang bikin saya ga berhenti tersenyum, kamu benar - benar menulis 18 surat, yang artinya kamu menulis tiap hari untuk saya dan itu bukan surat yang pendek. I just wanna say thank you dear, Love you.
Day 44
Jakarta, 9 Januari 2006
Saya demam sudah 2 hari. saya ga masuk sekolah, padahal baru sehari ketemu kamu. kamu bilang kalau besok saya ga masuk lagi kamu mau ke rumah saya. hari ini kita 2 bulan, kamu ingat ga sih?
Day 45
Jakarta, 10 Januari 2006
Saya demam berdarah, harus dirawat dirumah sakit. hari ini kamu datang ke rumah sakit pukul 19:00, saya kaget kamu bawakan, kamu bilang hadiah selamat datang yang kamu janjikan dan belum sempat kamu kasih kemarin ini. saya suka hadiah kamu kalung dengan liontin salib kecil yang ditengahnya ada lubang berbentuk hati. memang sih cuma dari perak yang artinya cepat berkarat, tapi untuk ukuran seorang laki - laki, saya tau perjuangan pasti membeli kalung ini. saya jadi bersemangat untuk cepat sembuh biar kta bisa jalan jalan lagi.
Day 46
Jakarta, 11 Januari 2006
Hari ini kamu makan - makanan sisa saya di rumah sakit. saya rasa rumah sakit ini sudah gila, bangun pagi minum susu, sarapan, snack, makan siang, snack, makan malam, susu lagi. saya benar - benar ga kuat makan semuanya, rasanya perut penuh terus, belum lagi harus minum jus jambu dan ini itu. untung kamu datang hari ini jadi kamu bisa makan sisa makanan saya yang ga habis walaupun sambil ngomel - ngomel.
Day 47
Jakarta, 12 Januari 2006
Kurang dari seminggu lagi kamu ulang tahun, saya harus cepat - cepat keluar dari rumah sakit.
Day 48
Jakarta, 14 Januari 2006
Rasanya saya terlalu bersemangat untuk sembuh, trombosit saya berlebihan sekarang. mungkin karna kamu jenguk setiap hari. hari ini saya pulang.
Day 49
Jakarta, 16 Januari 2006
Hari ini saya sudah masuk sekolah, bahkan sudah main voli di sekolah. kita bertengar hari ini, lebih tepatnya saya marah karena kamu memukul bola dan kena muka saya. jujur itu sangat sakit dan saya sangat malu. mungkin karena itu saya mengeluarkan air mata lalu saya cepat - cepat pulang. kata teman saya kamu jadi kesal dan merasa bersalah sendiri, kamu menendang - nendang bola seperti orang gila dan hampir mengenai guru, kamu dimarahi guru itu kata teman saya. saya jadi merasa jahat, sebenarnya saya ga berniat marah sama kamu tapi saya malu jadi otomatis saya marah. padahal besok hari ulang tahun kamu, tapi saya masih meras terlalu gengsi untuk menghubungi kamu malam ini.
Labels:
musim
1 comments
SURAT DARI HATI
Aku terbangun dari tidurku
Tiba - tiba malam jadi begitu dingin
Melekat jelas kau dalam bayangan mimpiku
Hanya kau dan kau
Dan hanya dalam mimpiku,mimpi - mimpi yang tak lagi indah disetiap malamku
Malam jadi begitu dingin sayang
Terdengar rintik hujan yang menambah birunya malamku
Kau tak lagi jadi saksi yang ikut menghiasi kisah hidupku
Kau tinggal sebuah kenangan dalam hatiku yang semakin membeku
Bagaimana dengan mimpi hidup kita sayangku?
Bagaimana jika ku terbangun namun tak ada dekapmu?
Bagaimana jika kau semakin pudar dalam ingatan?
Sayang,telah lama ku tak mengingatmu
Namun malam ini kau begitu jelas tersenyum dalam mimpiku
Kau yang sama seperti dulu,dengan tas punggung dan celana biru,tak ada yang berubah
Mungkinkah ini pertanda masih ada sisa cerita kita?
Tiba - tiba malam jadi begitu dingin
Melekat jelas kau dalam bayangan mimpiku
Hanya kau dan kau
Dan hanya dalam mimpiku,mimpi - mimpi yang tak lagi indah disetiap malamku
Malam jadi begitu dingin sayang
Terdengar rintik hujan yang menambah birunya malamku
Kau tak lagi jadi saksi yang ikut menghiasi kisah hidupku
Kau tinggal sebuah kenangan dalam hatiku yang semakin membeku
Bagaimana dengan mimpi hidup kita sayangku?
Bagaimana jika ku terbangun namun tak ada dekapmu?
Bagaimana jika kau semakin pudar dalam ingatan?
Sayang,telah lama ku tak mengingatmu
Namun malam ini kau begitu jelas tersenyum dalam mimpiku
Kau yang sama seperti dulu,dengan tas punggung dan celana biru,tak ada yang berubah
Mungkinkah ini pertanda masih ada sisa cerita kita?
Labels:
musim
0
comments
Monday, February 1, 2010
UNTITLED 9
Day 38
Singapur, 31 Desember 2005 16:00
Saya cuma tidur seharian di hotel, saya mau simpan energi untuk nanti malam. dan kabar buruk hari ini, sepertinya saya baru bisa hubungin kamu lagi setelah di Jakarta karna saya ga enak minta uang terus untuk telpon dan kamu sudah di Australi kan?oh ya saya kan juga ga tau harus hubungin kamu kemana.kemarin kamu masih pakai nomor yang biasa.
Saya harap kamu ga lupa untuk bikin resolusi tahun baru, nanti kalau sudah pulang kita berbagi cerita resolusi apa yang bakal kita lakuin.
Day 39
Singapur, 1 Januari 2006
Selamat Tahun Baru 2006 yaa. semoga tahun ini kamu selalu bahagia.
Day 40
Singapur, 3 Januari 2006
Saya ketemu mantan saya yang kamu benci itu, maaf ya saya ga janjian kok ini benar - benar ga sengaja. saya ketemu waktu lagi jalan - jalan di orchad road.
Day 41
Singapur, 4 Januari 2006
From:soedjono.michelle@yahoo.co.id
To:just.abbey@hotmail.com
Subject:heiho
Heiii..I miss you so damn much.saya benar - benar pengen pulang, rasanya liburannya benar - benar ga menyenangkan. saya ingin pulang. saya cuma mau lihat muka kamu yang menyebalkan itu, yang bakal bilang "udah dibilangin di Jakarta aja, saya sii ga apa - apa kamu pergi.cuma saya khawatir kamu kangen sama saya." biasa kamu bakal bilang kalimat menyebalkan itu, padahal sebelum saya pergi kamu yang mohon - monhon biar saya ga pergi.pokonya kamu harus sudah ada di depan pintu rumah saya waktu saya pulang.
Day 42
changi airport, 6 Januari 2006
AKHIRNYA....ga sampe 2 jam lagi saya akan melihat hadiah selamat datang saya. dan harus sudah ada di kamar saya karna kamu sudah sampai jakarta 2 hari yang lalu.
Singapur, 31 Desember 2005 16:00
Saya cuma tidur seharian di hotel, saya mau simpan energi untuk nanti malam. dan kabar buruk hari ini, sepertinya saya baru bisa hubungin kamu lagi setelah di Jakarta karna saya ga enak minta uang terus untuk telpon dan kamu sudah di Australi kan?oh ya saya kan juga ga tau harus hubungin kamu kemana.kemarin kamu masih pakai nomor yang biasa.
Saya harap kamu ga lupa untuk bikin resolusi tahun baru, nanti kalau sudah pulang kita berbagi cerita resolusi apa yang bakal kita lakuin.
Day 39
Singapur, 1 Januari 2006
Selamat Tahun Baru 2006 yaa. semoga tahun ini kamu selalu bahagia.
Day 40
Singapur, 3 Januari 2006
Saya ketemu mantan saya yang kamu benci itu, maaf ya saya ga janjian kok ini benar - benar ga sengaja. saya ketemu waktu lagi jalan - jalan di orchad road.
Day 41
Singapur, 4 Januari 2006
From:soedjono.michelle@yahoo.co.id
To:just.abbey@hotmail.com
Subject:heiho
Heiii..I miss you so damn much.saya benar - benar pengen pulang, rasanya liburannya benar - benar ga menyenangkan. saya ingin pulang. saya cuma mau lihat muka kamu yang menyebalkan itu, yang bakal bilang "udah dibilangin di Jakarta aja, saya sii ga apa - apa kamu pergi.cuma saya khawatir kamu kangen sama saya." biasa kamu bakal bilang kalimat menyebalkan itu, padahal sebelum saya pergi kamu yang mohon - monhon biar saya ga pergi.pokonya kamu harus sudah ada di depan pintu rumah saya waktu saya pulang.
Day 42
changi airport, 6 Januari 2006
AKHIRNYA....ga sampe 2 jam lagi saya akan melihat hadiah selamat datang saya. dan harus sudah ada di kamar saya karna kamu sudah sampai jakarta 2 hari yang lalu.
Labels:
musim
0
comments
Subscribe to:
Posts (Atom)
