Day 22
Jakarta, 20 November 2005
Sampai kapan kamu mau marah?
Day 23
Jakarta, 21 November 2005
akhirnya kamu minta maaf, kamu bilang kamu terlalu kuatir saya akan jatuh cinta lagi sama dia. dasar laki - laki aneh.
Day 24
Jakarta, 22 November 2005
Film pertama kita. hari ini kita nonton bioskop sepulang sekolah.saya ingat betul kita selalu jalan kaki kemanapun. kata kamu supaya suhu bumi ga semakin panas. mungkin kita bisa dinobatkan sebagai pasangan cinta lingkungan hidup. hari ini kita nonton film yang ga akan kita lupa, karna ini film pertama kita. film itu baru mulai pukul 14.00, sedangkan saya harus ada di kantor papa saya pukul 16.00. alhasil sebelum film itu selesai kita sudah berlari - lari dari bioskop sampai kantor papa saya yang jaraknya cukup jauh. di tengah jalan saya menyempatkan untuk berhenti dan membelikan kamu minum, karena saya merasa ga enak sama kamu. lain kali kita harus ijin papa saya sebelum nonton.
Day 25
Jakarta, 1 Desember 2005 00:30
Mungkin mulai sekarang saya akan panggil kamu manusia surpris, karena kamu benar - benar penuh kejutan.kamu baru saja pulang dari rumah saya. kamu membawa teman - teman saya ke depan pintu kamar saya untuk menyanyikan happy birthday. dan yang paling saya senang kamu ga lupa apa yang saya suka, kamu membawakan saya kue lengkap dengan lilin dan 10 buah balon gas. kamu tau caranya semakin dicintai.
Day 26
Jakarta, 3 Desember 2005
Hari ini saya traktir kamu makan. kita janjian pakai baju warna kesukaan saya kuning. kita jalan kaki dari rumah saya ke warung nasi. saya rela traktir kamu kalau makannya di warung ini, pertama karena ada makanan favorit saya, ikan bakar pake sambel super pedas dan yang kedua kita bisa makan sampai mau muntah hanya dengan 20ribu rupiah. dan hari itu kita dapat discount dari ibu pemilik warung karna si ibu bilang ke saya kamu ganteng, jadi dia senang saya bawa kamu.
Day 27
Jakarta, 6 Desember 2005
Muka kamu benar - benar ga enak dilihat hari ini. ternyata hari ini hari persidangan perceraian papa mama kamu. kamu ga cerita sebelumnya kalau mereka baru dalam proses sidang. kamu bilang rasanya kamu ingin membakar ruang sidang biar ga jadi cerai. sepertinya kamu benar - benar depresi, saya juga bingung mau komentar apa. jadi saya ajak kamu berdoa biar kamu lebih tenang. anehnya kamu malah tertawa katanya saya terlalu polos. kamu ini aneh memangnya kamu sudah ga polos? tapi akhirnya kita berdoa juga seperti orang aneh, tiba - tiba berdoa di bawah pohon sekolah.
Day 28
Jakarta, 12 Desember 2005
Sebentar lagi liburan, saya harus ninggalin kamu di Jakarta karena saya akan liburan ke Thailand. saya berangkat seminggu lagi dan baru pulang tanggal 6 januari. kamu bilang saya jahat "nanti siapa yang temenin saya kalau saya kesepian? kamu di Jakarta saja ga usah ikut ke Thailand." enak banget kamu bilang gitu, kamu suruh saya dirumah sendirian? kamu saja yang ikut ke Thailand.
Day 29
Jakarta, 18 Desember 2005
Hari ini kita bertukar kado natal. kita sepakat dibukanya waktu malam natal jadi hari ini cuma tukeran karna waktu malam natal ga bisa ketemu. lalu kamu janji mau tulis surat setiap hari selama saya di Thailand yang bakal kamu kasih waktu saya balik ke Jakarta.
Day 30
Soekarno - Hatta, 20 Desember 2005 19:32
Sebentar lagi saya berangkat. Semoga kamu ga lakukan hal aneh - aneh sewaktu saya pergi hanya karna kamu marah sama keadaan keluarga kamu. dan saya yakin kamu bakal kaget waktu buka hadiah natal dari saya, saya kasih kamu buku karna kamu suka baca dan alamat petshop. Ya , saya belikan kamu anjing yang bisa kamu ambil di petshop yang alamatnya saya selipin di halaman depan buku. saya tau kamu sering kesepian, jadi saya belikan anjing untuk teman kamu kalau saya lagi ga bisa bareng kamu. dan saya tunggu janji surat kamu.
Friday, January 29, 2010
HILANG
Entah apa yang pergi
Tak dapat kuraba
Tak dapat kurasa
Tak terlukis oleh indera
Entah apa yang lari
Tak dapat kulihat
Tak dapat kukejar
Entah bagaimana kulukiskan
Seperti angin namun tak tertangkap semilirnya
Datang dan pergi tanpa dapat kusangkal
Tak ada kata yang dapat menggambarkan
Hanya bayangan hitamputih, seperti ingat namun tidak
Namun aku tau pasti apa yang menggantikannya
Hampa..
Tak dapat kuraba
Tak dapat kurasa
Tak terlukis oleh indera
Entah apa yang lari
Tak dapat kulihat
Tak dapat kukejar
Entah bagaimana kulukiskan
Seperti angin namun tak tertangkap semilirnya
Datang dan pergi tanpa dapat kusangkal
Tak ada kata yang dapat menggambarkan
Hanya bayangan hitamputih, seperti ingat namun tidak
Namun aku tau pasti apa yang menggantikannya
Hampa..
Labels:
musim
0
comments
Tuesday, January 26, 2010
LAKI - LAKI DAN PEREMPUAN
Kutub Negatif dan Positif
Utara dan Selatan
Timur dan Barat
Langit dan Bumi
Siang dan Malam
Matahari dan Bulan
Cerah dan Hujan
Panas dan Dingin
Lapar dan Kenyang
Hitam dan Putih
Hidup dan Mati
Surga dan Neraka
Akankah bisa dipersatukan?
atau hanya nafsu sesaat?
Utara dan Selatan
Timur dan Barat
Langit dan Bumi
Siang dan Malam
Matahari dan Bulan
Cerah dan Hujan
Panas dan Dingin
Lapar dan Kenyang
Hitam dan Putih
Hidup dan Mati
Surga dan Neraka
Akankah bisa dipersatukan?
atau hanya nafsu sesaat?
Labels:
musim
0
comments
UNTITLED 5
Day 15
Jakarta, 7 November 2005
"Kamu sudah baca sms saya?jadi?"
"ga usah pura - pura merasa ga dimaafin, kamu kan tau kelemahan saya."
Day 16
Jakarta, 8 November 2005
Hari ini akhirnya kita ngobrol kaya dulu lagi. konyol juga kita bertengkar karna kebodohan kamu. siang tadi, di tengah - tengah obrolan, tiba - tiba saja kamu tanya : "kamu kangen kan ngobrol sama saya?" kamu benar - benar kePeDe-an, walaupun memang benar, tapi saya hanya tertawa. yang lebih mengejutkan lagi setelah itu kamu melanjutkan dengan bilang "besok saya mau menyatakan perasaan saya ke kamu, siap - siap ya." kamu memang manusia paling penuh kejutan yang pernah saya kenal.
Day 17
Jakarta, 9 November 2005
Kamu benar - benar sudah ga waras, hari ini kamu memberi saya sebuah buku, dalam buku itu ada tulisan tangan kamu, kamu menulis 700 kalimat (kamu benar - benar sakit jiwa), ya 700 kalimat "Saya sayang kamu." saya hanya bisa bengong melihat kalimat - kalimat itu, dan saya juga ga tau kenapa 700 yang kamu pilih. "jadi?" sekarang kamu menuntut jawaban. dan karena saya perempuan, dan kebiasaan perempuan disaat seperti ini pura - pura ga mengerti, saya pun balik bertanya "jadi apa?" "mau ga kamu jadi pacar saya?atau boleh ga saya jadi pacar kamu?terserah kamu pertanyaannya mau yang mana."
Dan hari ini 9 November kita resmi pacaran.
Day 18
Jakarta, 11 November 2005
Kamu bilang saya aneh hanya karena saya cinta The Beatles. kata kamu selera saya sama dengan papa kamu. kamu ga tau kalau The beatles itu legend? kamu gila.
Day 19
Jakarta, 15 November 2005
This day is our first date. hari ini saya yang pilih tempat mau pergi kemana. kita jalan kaki dari juanda ke Monas, demi mewujudkan impian saya melihat Jakarta dari atas Monas. Sepanjang jalan, saya perhatikan kamu selalu memberi uang pada semua pengemis yang kita lewati. kamu bilang "kita harus berbagi sama orang yang kurang beruntung" dasar orang tua. Setelah dari Monas kita makan es krim di ragusa dan yang perlu kamu ingat pengamen yang menyanyi lagu Air Supply.
Day 20
Jakarta, 18 November 2005
Pertengkaran pertama. "memangnya saya ga tau kamu sayang banget sama dia?" itu reaksi kamu waktu tau saya balas sms mantan saya. saya memang sayang dia, tapi kan itu dulu.
Day 21
Jakarta, 19 November 2005
Kamu mogok ngomong sama saya karena saya tetap balas sms dia. tapi kalau saya balas sms mantan saya yang lain selain dia kamu biasa saja tuh, memang ada apa si dengan dia?
Jakarta, 7 November 2005
"Kamu sudah baca sms saya?jadi?"
"ga usah pura - pura merasa ga dimaafin, kamu kan tau kelemahan saya."
Day 16
Jakarta, 8 November 2005
Hari ini akhirnya kita ngobrol kaya dulu lagi. konyol juga kita bertengkar karna kebodohan kamu. siang tadi, di tengah - tengah obrolan, tiba - tiba saja kamu tanya : "kamu kangen kan ngobrol sama saya?" kamu benar - benar kePeDe-an, walaupun memang benar, tapi saya hanya tertawa. yang lebih mengejutkan lagi setelah itu kamu melanjutkan dengan bilang "besok saya mau menyatakan perasaan saya ke kamu, siap - siap ya." kamu memang manusia paling penuh kejutan yang pernah saya kenal.
Day 17
Jakarta, 9 November 2005
Kamu benar - benar sudah ga waras, hari ini kamu memberi saya sebuah buku, dalam buku itu ada tulisan tangan kamu, kamu menulis 700 kalimat (kamu benar - benar sakit jiwa), ya 700 kalimat "Saya sayang kamu." saya hanya bisa bengong melihat kalimat - kalimat itu, dan saya juga ga tau kenapa 700 yang kamu pilih. "jadi?" sekarang kamu menuntut jawaban. dan karena saya perempuan, dan kebiasaan perempuan disaat seperti ini pura - pura ga mengerti, saya pun balik bertanya "jadi apa?" "mau ga kamu jadi pacar saya?atau boleh ga saya jadi pacar kamu?terserah kamu pertanyaannya mau yang mana."
Dan hari ini 9 November kita resmi pacaran.
Day 18
Jakarta, 11 November 2005
Kamu bilang saya aneh hanya karena saya cinta The Beatles. kata kamu selera saya sama dengan papa kamu. kamu ga tau kalau The beatles itu legend? kamu gila.
Day 19
Jakarta, 15 November 2005
This day is our first date. hari ini saya yang pilih tempat mau pergi kemana. kita jalan kaki dari juanda ke Monas, demi mewujudkan impian saya melihat Jakarta dari atas Monas. Sepanjang jalan, saya perhatikan kamu selalu memberi uang pada semua pengemis yang kita lewati. kamu bilang "kita harus berbagi sama orang yang kurang beruntung" dasar orang tua. Setelah dari Monas kita makan es krim di ragusa dan yang perlu kamu ingat pengamen yang menyanyi lagu Air Supply.
Day 20
Jakarta, 18 November 2005
Pertengkaran pertama. "memangnya saya ga tau kamu sayang banget sama dia?" itu reaksi kamu waktu tau saya balas sms mantan saya. saya memang sayang dia, tapi kan itu dulu.
Day 21
Jakarta, 19 November 2005
Kamu mogok ngomong sama saya karena saya tetap balas sms dia. tapi kalau saya balas sms mantan saya yang lain selain dia kamu biasa saja tuh, memang ada apa si dengan dia?
Labels:
musim
0
comments
Monday, January 25, 2010
PEREMPUAN
Perempuan
Langit malam mengisi hitam rambut kepalamu
Sebening air saat kutatap matamu
Tak tersirat isi hatimu
Atau memang hatimu kristal bermata mirah,
Indah dilihat namun tak bernyawa
Perempuan
Sejuta rahasia membentuk wajahmu
Seulas senyum menghiasi bibirmu
Namun apa hatimu tersenyum?
Tak ada yang tau
Perempuan
Inti dari awal kehidupan
Diperlakukan hanya untuk melengkapi
Perempuan
Diam ditubi hujan badai
Tak berbagi
Rahasianya mengikis usia
Perempuan
Dibuang setelah dicari
Layu setelah berbunga
Tersenyum, hanya perempuan
Tertawa, hanya perempuan
Menangis, hanya perempuan
Perempuan, hanya rahasia
Langit malam mengisi hitam rambut kepalamu
Sebening air saat kutatap matamu
Tak tersirat isi hatimu
Atau memang hatimu kristal bermata mirah,
Indah dilihat namun tak bernyawa
Perempuan
Sejuta rahasia membentuk wajahmu
Seulas senyum menghiasi bibirmu
Namun apa hatimu tersenyum?
Tak ada yang tau
Perempuan
Inti dari awal kehidupan
Diperlakukan hanya untuk melengkapi
Perempuan
Diam ditubi hujan badai
Tak berbagi
Rahasianya mengikis usia
Perempuan
Dibuang setelah dicari
Layu setelah berbunga
Tersenyum, hanya perempuan
Tertawa, hanya perempuan
Menangis, hanya perempuan
Perempuan, hanya rahasia
Labels:
musim
0
comments
Subscribe to:
Posts (Atom)
